Sorry.. My friends

“Ah, kamu mah susah diajak pergi.”
“Jangan kerja mulu kenapa?”
“Kamu berubah!”

Hmm…banyak yang menujukan kalimat itu beberapa bulan belakangan. Sedih sih.

Aku pengen temen-temen ngerti keadaanku. Tapi, tetap enggak bisa memaksa. Aku hanya bisa mencoba mengerti jalan pikiran mereka ketika beberapa di antaranya tidak mau lagi berteman.

Kadang, ngiri juga melihat kebersamaan teman-teman. Tapi apa daya…

Sekarang ini, aku fokus ke sekolah adekku yang butuh biaya tidak sedikit, di tengah biaya-biaya lain untuk keperluan rumah.

Hiburan yang bisa aku lakukan sementara ini cuma memasak, tidur dan baca buku.

Tapi, lihat saja nanti, aku pasti menyusul ke manapun kalian berkelana. Paling tidak, tunggulah setahun lagi. Kalian mau kan menunggu selama itu?

Atau mungkin Tuhan akan menghadiahiku hiburan yang sangat sangat sangat sangat sangat indah dan menyenangan, hanya untukku. Kalian enggak boleh iri ya! Hehehhee…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s