Terayu Pagi

Bau ranting dan daun kering yang dibakar menggelitik indera penciumanku..
Indera penglihatanku pun ikut tergoda,
Otot kelopak mataku menegang dan samar-samar isi sekeliling kamar terlihat..

Bagaimana aku tidak terbuai oleh bebauan itu…
Waktu tidur yang biasa ku puja saat terlepas dari rutinitas,
Aku relakan terpangkas..

Kau pun pasti terayu oleh bau ini..
Wangi udara pagi hari,
yang biasa ku hirup saat berada di antara malaikat hati…

Pagi ini, aku menciumnya..
Bebauan itu..
Wanginya membawaku menuju lorong waktu,
Menuju para malaikat hatiku

Palmerah, 2013


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s