The Past

Tercekat… tak mau percaya, tapi aku tahu hal itu benar-benar terjadi di antara kalian… dulu.

 

Sejenak aku hanya bisa terdiam… kala ku membaca catatan perjalanan hidupmu itu… kau menjelaskannya dengan begitu sempurna –tentunya dengan gaya bahasa khasmu– sehingga aku mampu merasakan gairah yang kalian rasakan… dulu.

 

Gairah yang tercipta di beberapa malam selama 7 tahun perjalanan kalian… dan hanya kalian dan Tuhan yang tahu… sedalam apa nikmatmu… dulu.

 

Wajar bukan, aku meminta waktu untuk menenangkan hati yang bergemuruh membaca kenangan indahmu… dulu?

 

Kau memang bukan milikku… Namun, aku menginginkanmu wahai Sadam… Tapi tidak sebagai Sadam yang… dulu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s