Ketika si Bentang Minum Obat Cacing

Setelah dua bulan menyimpannya rapat-rapat di kotak obat, akhirnya botol kecil berwarna oranye itu aku buka dan kuminum isinya.

 

Pertama, aku tuang isinya ke sebuah sendok makan… Tak langsung ku minum, beberapa detik, aku memandangi cairan yang agak kental itu… Tiba-tiba tanganku gemetar… Keringat dingin pun keluar… Takut tumpah, aku segera meneguknya…

 

Lho, bukannya berhenti bergetar, tanganku malah tambah ga karuan gerakannya. Gigiku pun gemertak…. Bukannya aku kena step, tapi takut…

 

Masya Allah… takutnya minta ampun deh… ini salah satu pengalaman paling menakutkan dalam hidup. padahal ini obat dikemas dalam wadah yang imut. berat bersihnya pun hanya 10 mililiter. tapi kok bisa ngebuat orang segedhe aku gemeteran dan menangis ya?

 

Pasalnya, banyak dugaan yang berkecamuk di pikiran. cacingnya keluar klewer-klewer lah, keluar lewat mulut lah… Apalagi ada sensasi aneh ketika obat itu aku telan. Aku merasa ada yang bergerak-gerak dan merengsak mau keluar melalui tenggorokanku… Oh, My God!!!

 

Karena benar-benar ketakutan, aku menelpon ibuku dan merengek, “Kok aku habis minum obat cacing, ada sensasi aneh ya di tenggorokan? Terus perutku juga aneh, ga bisa dijelasin. Cacingnya ga akan kewer-kewer kan? Ga akan keluar lewat mulut kan bu?” Huks….

 

Eh, bukannya menenangkan ibuku malah marah. “Kamu, kalau ga yakin, kenapa diminum obatnya? Kamu itu parno! Itu hanya ada di pikiranmu aja! Ga ada cacing keluar lewat mulut!”

 

Huaaaaa…. Tapi aku bener-bener takut dan merasakan sensasi aneh. Aku pun banyak bersendawa setelah obat itu aku telan. “Kakak, itu hanya ada di pikiranmu saja. Jangan parno deh! Kamu itu jauh dari ibu, gimana ibu bisa nolong? Ibu malah kepikiran!”

 

Huks…huks…. “Tuh kan bu, ada yang bergerak di tenggorokanku,” kataku. “Astagfirullah, udah minumin air putih, minum!” ibuku marah. “Alihkan perhatian gih sana! Ngepel kek, bersihin kamar kek, ibu kan tahu kamarmu berantakan (yak, tepat sasaran dah).”

 

Akhirnya sodara-sodara, saiyah bebersih kamar jam 23.00 tadi. Lalu nulis blog ini deh… Cuma, tetep aja nih, sensasi anehnya tetap berlanjut…

 

Tidur aja kali ya..mungkin besok pagi adalah fase yang paling menakutkan, yaitu pas buang air besar. Mudah-mudahan cacingnya ga klewer-klewer Ya Allah…


12 thoughts on “Ketika si Bentang Minum Obat Cacing

  1. trus trus gmn? cacing gajadi kluar dr mulut kn??
    trus apa yg km rasain stelah itu?
    wktu BAB kliatan ada cacing yg kluar ga?
    ya Allah ak jg mau minum obat cacing nih.. Tp ak takut bgt sumpah😦
    aplgi klo cacingny bneran bisa kluar lewat mulut.. Astaghfirulloh.
    Oiya obat cacing yg km minum itu merk nya apa? Combantrin?
    Hehe maap sblumnya ak bnyak nanya ..

    1. Entahlah..aq tidak berani melihat lbh teliiti.yg jelas,fesesku ada bercak hitamnya.tp tidak di semua feses yg keluar,sebagian besar lah..sehari (klo ga salah) setelah minum,semua efek yg aq rasakan di perut,ilang.dan setelah aq tanya ke org2,mrk jg mengalami efek di perut sprti itu.bulan ini aq harus minum lg nih.tp tidak mau sendirian,hrs ada yg nemenin.mgkn kmu jg bs minta tolong seseorg u nemenin.Goodluck ya

  2. maaf sebelumnya, hari ini saya baru minum obat cacing, saya juga merasakan ketakutan yang sama dengan anda. kalau boleh tau apakah cacing tersebut keluar sudah dalam bentuk *maaf(feses) tidak dalam bentuk nya kan? jujur saya juga takut.

  3. aku baru minum obat cacing krn bbrp hari ini laperan bgd. bisa 5-6 kali makan sehari. dan skrng lg takut besok pagi kya apa klo BAB…. artikel.a bgs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s